Kasus Gagal Ginjal Pada Anak Marak Terjadi, Apotik Stop Penjualan Obat Sirup

photo author
Andini P., Liputan Bekasi
- Jumat, 21 Oktober 2022 | 12:58 WIB
Obat-obatan sirup yang beredar diperkirakan menjadi penyebab dari peningkatan kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.
Obat-obatan sirup yang beredar diperkirakan menjadi penyebab dari peningkatan kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.

LIPUTANBEKASI.COM - Baru-baru ini terjadi peningkatan kasus gagal ginjal yang dialami oleh anak-anak.

Peningkatan kasus tersebut sebelumnya diperkirakan disebabkan oleh penyebab misterius.

Karena itu, peningkatan kasus gagal ginjal akut pada anak ini sebelumnya disebut sebagai gagal ginjal misterius.

Menurut sumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, penambahan jumlah kasus gagal ginjal ini sudah mencapai 71 orang anak. Sebelumnya, ditelusuri riwayat penyakit yang diderita oleh anak-anak yang mengalami gagal ginjal ini adalah demam dan gangguan pencernaan.

Karena sebab riwayat penyakit itulah penambahan kasus terjadi karena mereka (anak-anak) mengonsumsi obat-obatan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hp Gaming dengan Harga 2 Jutaan 2022, Dengan RAM Besar Lancar Main PUBG

Setelah ditelusuri, ternyata penyebab dari penambahan kasus gagal ginjal akut ini disebabkan oleh obat-obatan sirup penurun demam seperti Paracetamol.

Menurut keterangan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, kandungan etilen glikol dan dietilen glikol pada Paracetamol sirup untuk anak adalah penyebab dari penambahan kasus gagal ginjal ini.

Beliau juga menyatakan bahwa obat-obatan yang mengandung bahan kimia tersebut adalah produksi dalam negeri atau produksi lokal.

BPOM sekarang ini juga sedang melakukan penelitian terkait obat-obatan yang mengandung senyawa etilen glikol dan dietilen glikol tersebut.

Oleh karena penelitian yang dilakukan oleh BPOM terkait kandungan obat-obatan tersebut sedang berlangsung, BPOM menyarankan kepada apotik-apotik untuk tidak menjual obat-obatan sirup untuk sementara waktu.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus gagal ginjal akut ini, khusunya di wilayah DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Karena pernyataan tersebut, apotik-apotik serta klinik yang seblumnya menjual obat-obatan sirup untuk sementara menahan penjualannya sampai penelitian yang dilakukan oleh BPOM tentang obat-obatan yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut selesai.

Baca Juga: Mengenal Alter Ego dan perbedaan nya dengan kepribadian ganda

BPOM juga saat ini sudah menemukan 5 jenis obat yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut memiliki kandungan melebihi ambang batas yang dianjurkan, namun menurut mereka, hal tersebut belum tentu menjadi penyebab dari peningkatan kasus gagal ginjal akut ini.

Masih ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab dari peningkatan kasus gagal ginjal akut ini seperti infeksi virus, bakteri Leptospira, dan lain-lainnya.

Menteri Kesehatan juga menginstruksikan kepada BPOM untuk mempercepat penelitian obat-obatan yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X