LIPUTANBEKASI.COM - Pembangunan Masjid Al Mumtadz di Cimaung, Kabupaten Bandung tuai kritikan pedas, hingga Ridwan Kamil di tuding mengemis donasi untuk pembangunan Masjid tersebut.
Kritikan terkait mengemis donasi itu berasal dari Rudi S Kamri, selaku CEO Kanal Anak Bangsa melalui sebuah video yang diunggah melalui kanal YouTube resmi milik Kanal Anak Bangsa pada 26 Juli 2022.
Dikutip dari unggahan Kanal Anak Bangsa, yang diberi judul 'Ridwan Kamil Ngemis Donasi Untuk Pembangunan Masjid Anaknya' dengan durasi 13 menit 40 detik.
Rudi mengatakan, bahwa sambutan yang ditujukan kepada Eril ketika jasadnya tiba di Indonesia, merupakan hal yang berlebihan.
"Disambut semua instansi dan sebagainya, kemudian dimakamkan. Semua pejabat tinggi datang, menteri datang pada titik itu masih okelah. Meskipun saya mengatakan agak berlebihan," ujar Rudi pada unggahan video tersebut.
Baca Juga: Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula, Gerund and Article
Hal itu disampaikan karena dirinya membandingkan Eril dengan kematian dua remaja di daerah Garut atau sekitarnya yang ditabrak oleh oknum tentara dan dibuang ke sungai Serayu.
Bagi dirinya itu adalah hal yang lebih tragis dibandingkan dengan kematian Eril.
"Saya tidak hendak membandingkan, tapi menurut saya sambutan warga Jawa Barat, pejabat tinggi kepada Eril jauh melebihi pada tragedi dua remaja ini," sambungnya.
Rudi juga memandang masjid tersebut dibangun oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sebagai prasasti penghormatan kepada anak sulungnya yang telah wafat yakni Emmeril Kahn Mumtadz.
"Bahwa Ridwan Kamil akan membangun Masjid Al Mumtadz, di dekat makam Eril untuk sebagai prasasti penghormatan terhadap perjuangan Eril selama ini untuk generasi muda. Eril siapa ya?" ucap Rudi.
Dirinya juga menanyakan, apa yang telah diperbuat atau gebrakan Eril untuk generasi muda Indonesia, hingga dirinya sampai dibuatkan masjid yang begitu megah.
"Kenapa dibangunkan masjid megah dengan dana Rp 44,48 miliar untuk seorang Eril? Tentara-tentara kita atau polisi yang gugur membela kedaulatan negara di Papua tidak mendapatkan penghormatan seperti itu, tuh," kata Rudi.
"Padahal mereka sudah berjuang, mereka sudah nyata mengorbankan darah dan nyawanya untuk menjaga kedaulatan NKRI," sambungnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga menyinggung kalau Ridwan Kamil tidak sanggup untuk membangun masjid tersebut kemudian membuka donasi kepada masyarakat.
Baca Juga: Melahirkan Secara Cesar, Ria Ricis 'Apapun Jalan Lahirnya itu yang Terbaik Menurut Allah'
"Dan lebih konyol lagi, karena dananya Rp44,48 miliar. Ridwan Kamil tidak sanggup, kemudian membuka donasi ini kan koplak," ucapnya.
Atas tudingan tersebut akhirnya Ridwan Kamil angkat bicara melalui sebuah postingan di media sosial Instagram pribadi resmi milik Gubernur Jawa Barat itu.
Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Islamic Center yang berada di Cimaung sudah ada sejak 3 tahun sebelum Eril wafat, dan dengan dana pribadinya yang dicicil sesuai rezeki yang dia terima.
Ia juga mengatakan, bahwa tanah yang akan dibangun masjid Al Mumtadz tersebut sudah berstatus wakaf dari keluarga, untuk menjadi pusat dakwah di kawasan Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Kemudian Ridwan Kamil juga mengungkapkan, donasi yang dirinya terima merupakan inisiatif atau keinginan dari masyarakat untuk bisa membantu pembangunan masjid tersebut usai Eril wafat.
"Jika tidak suka, silakan saja, tapi minimal tidak berburuk sangka dengan menyimpulkan hal-hal yang tidak proporsional," ucap Ridwan Kamil, seperti dilansir pada postingan tersebut.
"Biasakanlah tabayun, bertanya kepada objek bahasan, karena itu adalah adab yang seharusnya," sambung Gubernur Jawa Barat tersebut.
Atas postingan yang diunggah pada 27 Juli 2022 tersebut, akhirnya menuai banyak dukungan dari beberapa selebgram dan juga netizen untuk Gubernur Ridwan Kamil.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Joko Tingkir Happy Asmara ‘Obat lelah untuk para pejuang rantau demi keluarga’
Citayam Fashion DIbubarkan, DJ Evelyn Nekat Fashion Show
Jeje Ditolak Bonge! Berikut Lirik Lagu Jangan Katakan Cinta dari KELJO
Sombongnya Mami Sudirman Buat Tiktoker Gerah