Adanya Dugaan Main Mata Antara Thailand dan Vietnam di AFF U19, PSSI Akan Kirim Surat Protes

photo author
Rizky Ramadhan Iriady, Liputan Bekasi
- Senin, 11 Juli 2022 | 23:53 WIB
PSSI mengadakan rapat untuk membahas persoalan antara Thailand dan Vietnam di AFF U19 (Instagram @mochamadiriawan84)
PSSI mengadakan rapat untuk membahas persoalan antara Thailand dan Vietnam di AFF U19 (Instagram @mochamadiriawan84)

LIPUTANBEKASI.COM – PSSI sepakat untuk mengirim surat protes ke AFF terkait dugaan aksi tak sportif antara Thailand dan Vietnam di akhir laga fase grup.

 
PSSI mempertanyakan persoalan dugaan main mata antara Thailand dan Vietnam saat di penghujung laga fase grup AFF U19.
 
PSSI memahami regulasi Piala AFF U-19 2022 yang membuat Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal. Namun, PSSI ingin pertandingan antara Thailand dan Vietnam ditinjau kembali.
 
Fase grup AFF U19 telah usai ketika semua tim telah memainkan pertandingan terakhirnya pada 10 Juli 2022.
 
Indonesia berhasil menang telak atas Myanmar dengan skor 5-1. Namun, Indonesia tetap tidak lolos ke semifinal AFF U19.
 
Hal ini disebabkan Thailand dan Vietnam unggul head to head dari Indonesia yang membuat mereka menjadi pemuncak grup. Kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1 di laga penutup.
 
Dikutip Liputan Bekasi dari situs resmi PSSI, Mochamad Iriawan sebagai Ketum PSSI membahas kasus ini dalam rapat PSSI di kantor LIB.
 
 
“PSSI melihat saat laga antara Vietnam dan Thailand ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Apakah pantas sebuah negara besar melakukan hal seperti itu. Kami tidak menuduh, tetapi kami mempertanyakan,” ujar Mochamad Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule.
 
Iwan Bule menambahkan tidak ada masalah berkaitan dengan regulasi AFF U19. Sebab, PSSI sudah memahami soal regulasi ini saat meeting  sebelum kejuaraan dimulai.
 
PSSI melihat dalam 20 menit terakhir ada kejanggalan di laga Vietnam melawan Thailand. Khususnya saat kedudukan 1-1.
 
Hal ini bisa dilihat saat kedua tim tidak ada yang berniat untuk menyerang. 
 
Mereka cenderung mempertahankan kedudukan dan puas bermain imbang dengan memainkan bola di garis belakang. 
 
‘’Kalau mereka (Vietnam vs Thailand) mainnya benar, saya tidak masalah. Ini terlihat mereka main-main. Ini yang membuat kita terluka,"ujar Iwan Bule
 
"Itu sebabnya saya akan mengirim surat protes resmi kepada AFF agar mereka melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF. Apakah ada match fixing atau tidak. Kalau tidak terbukti ya tidak masalah," sambungnya
 
Dalam rapat ini juga dihadiri Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Asisten pelatih Nova Arianto, dan Direktur Teknik Indra Syafri.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ega Putri Anatasya

Sumber: PSSI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X