nasional

Sudah Lewat 3x24 Jam, Tuntutan yang Diajukan oleh BEM SI Tidak Dapat Respon Balik oleh Jokowi

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:30 WIB
BEM SI saat membacakan pernyataan sikap saat aksi evaluasi 2 tahun kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin (Tangkapan Twitter @BEMUI_Official)

LIPUTAN BEKASI – Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia bernama Kahar mengungkapkan ia belum mendapatkan jawaban atas 12 tuntutan yang diajukan mereka terhadap Presiden Joko Widodo.

Padahal, mereka sudah mengultimatum agar Jokowi segera merespons tuntutan dari para mahasiswa dalam kurun waktu 3x24 jam.

Penyampaian dari Ultimatum tersebut disampaikan melalui Kantor Staf Presiden saat mereka melakukan unjuk rasa di depan Istana yang berlangsung pada hari Kamis 21 Oktober yang lalu.

“Belum direspons oleh pihak istana, terkait kajian yang telah diberikan belum mengetahui apakah sudah diberikan oleh bapak presiden atau belum,” ungkap Kahar, pada hari Senin 25 Oktober 2021.

Baca Juga: Biaya Tranfer Antar Bank Lain Turun menjadi Rp 2.500, Simak Daftar Banknya

Kahar juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak KSP mengenai hal itu. Namun, katanya, jawaban penjelasan dari KSP sendiri tidak meyakinkan.

Kahar juga sudah menghubungi kepala staf kepresidenan yaitu Moeldoko, namun belum mendapati respons lebih lanjut.

Oleh karenanya, kata Kahar, BEM SI bakal segera melakukan konsolidasi nasional untuk merespons hal ini.

Baca Juga: Transgender paling seksi!! Dinda Syarif menceritakan pengalaman pahitnya menjadi seorang Transgender

Menurutnya, dalam konsolidasi tersebut bakal diputuskan apakah langkah dari BEM SI selanjutnya jika Jokowi tidak memberikan merespons akan tuntutan yang mereka buat.

“Kami akan mengambil tindakan serta sikap di konsolidasi nasional nantinya tentang belum ada respons dari bapak presiden sendiri terkait 12 tuntutan yang kami ajukan,” tambahnya.

Juru bicara presiden bernama Fadjroel Rachman akhir pecan lalu menyebutkan pihak istana akan merespons segera tuntutan dari mahasiswa.

Baca Juga: Menyatakan 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU', Menag Yaqut Cholil Dikritik Banyak Pihak termasuk Muhammadiyah

Ia juga menyebutkan KSP Istana sedang mengolah jawaban dari tuntutan tuntutan tersebut.

“Saya mendengar apa yang disampaikan oleh para mahasiswa sudah diterima dengan baik oleh Pak Moeldoko dari KSP sendiri, dan saya juga mendengar bahwa sekarang jawaban tuntutan dari mahasiswa itu sedang diolah,” kata Fadjroel di Komplek Istana Kepresidenan seperti yang dilansir dari rekaman suara yang diterima, pada Jumat 22 Oktober 2021.***

Tags

Terkini