nasional

Pemerintah Provinsi Aceh sudah mulai mengusut kelangkaan solar sejak bulan September yang lalu

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
Ilustrasi. ( /Pixabay/Skitterphoto)

LIPUTAN BEKASI - Sejumlah di daerah Aceh mengalami kelangkaan bahan bakar minyak atau BBM solar bersubsidi sejak bulan September yang lalu.

Warga banyak yang mengeluh, terutama dari kalangan yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum dan nelayan.

Pemerintah Ach melalui dinas energy sumber daya mineral baru sekarang bertindak dengan berkirim surat untuk meminta penambahan kouta solar kepada Badan Hilir dan Gas atau BPH Migas.

“kita memang menyadari adanya kelangkaan dari BBM jenis solar di beberapa kabupaten karena meningkatnya jumlah permintaan paska PPKM diturunkan, untuk itu kami segera akan menyikapinya,” kata kepala Dinas ESDM Aceh, bernama Mahdi Nur, pada hari Sabtu 23 Oktober.

Baca Juga: Bimsalabim! Akun Instagram Rachel Vennya Lenyap dari Media Sosial

Dia mengungkapkan, jumlah dari kuota BBM solar subsidi yang ditetapkan oleh BPH Migas untuk Aceh pada tahun 2021 ini adalah sekitar 367.980 kilo liter.

Jumlah itu kemudia dibagi kepada 23 kabupaten dan kota sesuai dengan kuota kebutuhan masing masing daerah.

“proses suplai dari Januari sampai Agustus berjalan seperti biasanya atau normal, namun sejak September ada kenaikan permintaan hingga terjadinya kelangkaan solar ini,” tambahnya.

Baca Juga: Kabar Gembira Penggemar Kpop,BTS dikabarkan AkanKonser di Jakarta Internasional Stadium Tahun 2022

Dinas ESDM Aceh, katanya, telah berkoordinasi dengan pertamina soal peningkatan jumlah pasokan solar yang berada di kabupaten/kota yang sedang mengalami kelangkaan.

Timnya juga segera menyelesaikan surat Gubernur Acej terkait tentang pengusulan penambahan kuota solar bersubsidi sebanyak 10.000 kilo liter untuk Aceh kepada BPH Migas

“kita tidak bisa berdim diri begitu saja setelah melihat situasi ini, kami berharap dukungan dari semua pihak dan instansi agar masalah dari kelangkaan solar ini dapat segera teratasi,” imbuhnya.***

Tags

Terkini