Presiden menyampaikan harapannya agar pada akhir masa kepemimpinannya di tahun 2029, kelompok masyarakat yang berada pada kategori desil 1 dan desil 2 dapat mengalami perubahan nasib yang signifikan.
“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi,” katanya.
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat pada Desil 1 dan Desil 2 yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah menyediakan pendidikan gratis sebagai langkah memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Dengan pendidikan yang lebih baik, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.