Telan Cabai Terpedas di Dunia, Malah Berujung Maut! Ternyata Ini Penyebabnya

photo author
Maleeha Farida, Liputan Bekasi
- Rabu, 11 Januari 2023 | 08:48 WIB
Cabai Carolina Reaper (Sumber: Quora)
Cabai Carolina Reaper (Sumber: Quora)
LIPUTANBEKASI.COM - Pernahkah kamu mendengar seseorang mati karena memakan cabai? Ya, ternyata memang ada, lho! 
 
Hal fatal itu bisa saja terjadi jika ia memakan cabai yang kadar kepedasannya melebihi batas ketahanan pencernaan manusia tersebut. 
 
Salah satu kasusnya terjadi pada seorang pria asal Batam, Indonesia bernama Weky Chandra (27) yang sempat viral karena meninggal dunia.
 
 
Malangnya, tak lama setelah selesai menyantap bulat-bulat cabai terpedas di dunia, Carolina Reaper. 

Dilansir dari Telegraph, seorang pria bernama Andrew Lee bertaruh dengan adik kekasihnya. 
 
Keduanya bertaruh untuk membuktikan siapa yang bisa membuat saus cabai terpedas sekaligus mampu menyantapnya, pada 2008 lalu.
 
Baca Juga: Intip warna baru motor Yamaha All New R15 Connected yang makin gagah!

Sayangnya, hal tersebut berujung nahas, karena beberapa jam setelahnya, Andrew meninggal dunia akibat gagal jantung.

Kapsaisin adalah senyawa dalam cabai yang membuatnya terasa pedas. 
 
Ketika telah sampai di tubuhmu, kapsaisin akan menstimulus saraf yang bereaksi menaikkan temperatur tubuhmu.
 
Baca Juga: Intip warna baru motor Yamaha All New R15 Connected yang makin gagah!

Kumpulan saraf tersebut adalah reseptor rasa sakit yang sama ketika merespons kondisi terluka. 
 
Nah, jumlah kapsaisin yang banyak membuat kamu beraksi seakan tubuhmu terbakar dari dalam.

Dilansir laman livescience.com, sebuah penelitian pada 1980 menemukan bahwa sekitar 1,4 kg cabai super pedas dalam bentuk bubuk. 
 
 
Ini untuk ukuran cabai terpedas di dunia, jika dimakan sekaligus akan bisa membunuh seseorang dengan berat badan sekitar 68 kg. 
 
Diawali dengan tubuh akan bereaksi terlebih dahulu sebelum kematian tersebut terjadi.

Reaksi umumnya tubuh akan merasakan banyak sekali ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan. 
 
 
Gangguan sebagai akibat memakan cabai seperti temperatur tubuh naik, pusing, kehilangan pendengaran sementara, mual, dan nyeri. 
 
Kepedasan ekstrem akan bisa membunuh seseorang jika sudah ada penyakit kronis lain sebelumnya, bukan langsung akibat kepedasan. 
 
Bisa juga dari efek samping setelah makan pedas tersebut, misalnya diare sampai dehidrasi.

Makanan pedas ini akan memberikan efek berbeda-beda bagi saluran pencernaan. 
 
 
Pada saluran pernapasan, ia bisa menginfeksi dan menyebabkan terjadinya cegukan dan nafas yang cepat. 
 
Pada lambung, ia akan menyebabkan mual, muntah, sakit atau kram saat lambung berusaha mencerna makanan tersebut.

jika kondisi tubuh tidak bisa mentoleransi makanan pedas, efek samping pada tubuh akan lebih serius. 
 
Seperti penyempitan pembuluh darah, sakit kepala yang sangat kuat, bahkan kematian mendadak.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Quora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X