Liputanbekasi.com – Setelah berhasil jadi berita utama di Indonesia Tragedi Kanjuruan pun mulai disorori media asing, dimana sejumlah media asing turut andil dalam berita yang sedang hangat di Indonesia.
Pada pertandingan yang terjadi di stadion Kanjuruan Malang merupakan pertandingan sepak bola Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Dalam Tragedi Kanjuruan tersebut terdapat lebih dari seratus orang meninggal dunia di tempat, dikatakan bahwa meninggalnya lebih dari seratus orang itu terjadi karena adanya Gar Air Mata yang ada di Stadion Kanjuruan.
Kejadian Tragdi Kanjuruan tersebut terjadi pada saat sabtu malam, pada kejadian Tragedi tersebut tak hanya menewaskan orang dewasa tapi juga ada beberapa korban anak-anak.
Dimana tepat pada Tragedi Kanjuruan tersebut seorang ibu rumah tangga kehilangan anak dan juga suaminya tercinta.
Dalam Tragedi Kanjuruan memberikan kesan sedih mendalam bagi banyak orang, terutama keluarga korban.
Sejak pertama terjadinya Tragedi Kanjuruan, hampir seluruh berita di Indonesia membahas tentang tragedi tersebut, tak hanya itu ternytata media asing pun ikut menyoroti Tragedi Kanjuruan sebagai sumber berita.
Salah satunya yaitu media asing dari Spanyol yang membahas tentang olahraga yaitu Marca juga mengeluarkan berita yang berisi tentang Tragedi Kanjuruan.
Pada berita tersebut di awali dengan berita tentang sepak bola di Indonesia dan diakhiri dengan berita tentang perdebadatan keputusan wasit yang berakhir dengan keributan perkelahian yang terjadi langsung dilapangan dengan menawaskan seditnya empat lusin orang.
Tak hanya media berita dair Spanyol saja media berita dari Singapura juga memberitakan Tragedi Kanjuruan dalam artikel beritanya yang berjudul “Indonesia police say 127 people killed after stampede at football match”.
Pastinya Tragedi Kanjuruan tersebut sudah menjadi topic utama pembicaraan media media di Indonesia, terutama media olahraga sepak bola.
Karena adanya Tragedi Tersebut ternyata FIFA yang merupakan Federasi Sepak Bola Internasional juga memberikan kometar mengenai Tragedi Kanjuruan tersebut.
FIFA mengatakan bahwa timnas sepak bola Indonesia sementara ini di nonaktifkan pada suatu pertandingan sepak bola.
Setelah FIFA mengatakan tersebut presiden Indonesia yaitu Jokowi langsung dengan cepat menelfon FIFA dan mengaja untuk merundingkan hal tersebut, karena akan berdampak besar bagi olahraga sepak bola di Indonesia.***
Artikel Terkait
Sinopsis Drama Korea 'Curtain Call', Kisah Seorang Cucu yang Bertemu Neneknya yang Membelot dari Korea Utara
Sinopsis Drama Jepang 'Medium Detective Hisui Jozuka', Kisah Wanita Indigo yang Membongkar Kasus Pembunuhan
Sinopsis Drama China Terbaru: Don’t Be Shy, Kisah Seorang CEO Wanita Muda
Sinopsis Drama Thailand Terbaru Suptar 2550, Tayang di Netflix
Sinopsis Drama Jepang Terbaru 'Tsukanoma no Ichika', Kisah Hidup Siswi yang Umurnya Tersisa Dua Tahun Lagi
Sinopsis Drama Jepang Terbaru 'Kimi no Hana ni Naru' Akan Tayang Mulai 18 Oktober 2022