LIPUTAN BEKASI.COM- Kasus Covid19 varian BA.2 atau yang biasa dikenal dengan Omicron 'Siluman' telah terdeteksi di Indonesia.
Departemen Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan sedikitnya 252 varian telah terdeteksi. “Kami mendeteksi 252 varian BA.2,” kata Juru Bicara Imunisasi Covid19 Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Rabu (2 Maret 2022).
Baca Juga: Mulai 1 Maret, 11 KAJJ Layani Naik Turun Penumpang di Stasiun Cikarang
Nadia mengatakan bahwa transmisi atau propagasi varian BA.2 lebih cepat dari Omicron konvensional. Varian ini juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan gravitasi.
“Namun menurut model yang ada tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia, 90% Omicron didominasi oleh BA.1”, lanjutnya.
Baca Juga: Targetkan Kemenangan, Bhayangkara FC Ditahan Imbang Persita Tangerang
Dia kemudian menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang disiplin, termasuk memakai masker, menjaga jarak fisik dan menghindari keramaian.
“Intinya apapun variannya, kuncinya adalah 3M, 3T dan vaksinasi,” jelas Nadia. Diharapkan dengan prosedur kebersihan yang lebih disiplin dan tingkat vaksinasi yang semakin tepat sasaran, kasus Covid19 dapat terus menurun.
Sehingga ketika bulan Ramadhan tiba, pergerakan semua orang akan lancar. “Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa melakukan berbagai kegiatan yang dulu biasa kita lakukan dengan lebih mudah,” ujarnya.
Artikel Terkait
Tumbangkan Macan Kemayoran, Persib Bandung Pepet Bali United
Targetkan Kemenangan, Bhayangkara FC Ditahan Imbang Persita Tangerang
Menlu Ukraina Sebut Serangan Rusia Serupa dengan Serangan Nazi 1941, Kuleba: Hentikan Putin!
Mulai 1 Maret, 11 KAJJ Layani Naik Turun Penumpang di Stasiun Cikarang