LIPUTAN BEKASI.COM - DI zaman sekarang ini, istilah toxic relationship atau hubungan toxic sering sekali didengar, baik itu di dunia nyata ataupun di dunia maya. Hubungan toxic ini harus dihindari. Hubungan toxic bisa membuat hati tersakiti dan bisa merugikan, baik itu merugikan secara emosional maupun secara fisik.
Hubungan toxic ini akan membuat suasana menjadi tidak menyenangkan dan bisa menyebabkan pertengkaran. Diantaranya dalam menjalin suatu hubungan, pasti setiap individu akan saling menyayangi mengasihi dan memberi rasa nyaman satu sama lain. Akan tetapi, pada toxic relationship ini, salah satu pihak biasanya akan berupaya untuk mendominasi maupun memanipulasi pasangan serta hanya sekedar mempermainkan pasangannya.
Baca Juga: Tak Disangka, Ternyata Fajar Sadboy Tiru Cara Minum Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam
Setiap orang pasti menginginkan untuk memiliki kisah asmara yang penuh dengan cinta dan kasih sayang. Namun, terkadang kenyataan berkata lain, tidak sedikit orang di luar sana berada di dalam hubungan yang tidak baik-baik saja atau tidak sehat.
Toxic relationship ini dapat membuat harga diri orang menurun. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental atau mental health. Beban mental ini bukannya tidak mungkin menyebabkan gangguan kesehatan fisik, seperti gangguan psikosomatik.
Mencari tahu apakah kita terjebak dalam sebuah toxic relationship akan terasa sulit. Kebanyakan orang tidak menyadarinya atau menolak mengakui dirinya berada dalam hubungan ini. Oleh karena itu, mari simak tanda-tanda dari hubungan toxic atau toxic relationship!
Baca Juga: 3 Sisi Gelap Aplikasi Kencan yang Marak Digunakan, Fakta Nomor 2 Bikin Kamu Melongo
1. Suka Merendahkan Pasangan
Walaupun sudah berusaha keras menjadi lebih baik, tetapi pasangan kita akan selalu memandang rendah. Memandang rendah disini yang dimaksud seperti menjatuhkan semangat dan rasa percaya dirimu dengan kata-kata yang bersifat negatif.
2. Selalu Dicurigai atau Dikekang oleh Pasangan
Rasa cemburu memang wajar di sebuah pasangan sebagai salah satu bentuk kepedulian. Akan tetapi, jika rasa cemburu tersebut berlebihan, maka akan menjadi toxic relationship. Contoh dari cemburu berlebihan ini seperti menyita handphone kita.
3. Tidak Mau Meminta Maaf
Selalu merasa diri benar, pasangan akan terus-menerus menyalahkanmu dan membuatmu terintimidasi. Walaupun pada saat itu dia bersalah, tetapi dia akan selalu mencari alasan untuk menganggap kesalahan tersebut adalah kesalahanmu. Kesalahan tersebut nantinya akan selalu diungkit dan akan membuatmu meminta maaf berulang kali.
Baca Juga: Jobseekers Wajib Tahu! Lakukan 5 Hal Ini Setelah Interview Kerja
4. Komunikasi yang Buruk