LIPUTANBEKASI.COM – Oliebollen yang di negeri asalnya disebut bola berminyak adalah makanan yang selalu ada di setiap malam tahun baru di Belanda. Itulah donat Belanda
Makanan ini dibuat bulat dan digoreng, hingga dikatakan mirip dengan donat. Yang membuatnya Oliebollen itu agak membuat kaget dengan adanya temuan kismis di donat bulat ini.
Jadi memang tidak halus seperti halnya donat yang bulat dan bolong di tengah itu tapi rasa halus itu tersandung dengan adanya kismis di dalamnya. Itulah Oliebollen
Bola-bola goreng ini terdiri dari tepung terigu, gula, ragi dan telur yang dibuat mengembang dengan buah kismis di dalamnya dan bertabur gula halus.
Sajian ini enak dan bisa dimakan kapan saja, sekaligus menggugah selera. Dapat juga sebagai penutup makan karena rasanya manis. Yang bisa memaniskan hidup yang memakannya.
Baca Juga: Isu perselingkuhan berlanjut, Rozy suami Norma Risma: Mental saya down
Kalori saat memakan Oliebollen
Sepotong Oliebollen mengandung 120 kalori, yang mengandung 59 % karbohidrat, 31% lemak dan 10 % protein. Sedangkan target harian 1880 kalori.
Sehingga Oliebollen memang cocok di makan di saat udara dingin karena mengandung lemak yang cukup banyak sehingga selain sebagai camilan juga bisa menghangatkan badan. Saat musim hujan juga cocok juga.
Memakan sepotong Oliebollen jika ingin dibakar kalori dalam camilan tersebut membutuhkan usaha yang cukup keras yaitu: bersepeda selama 18 menit atau membersihkan rumah selama 44 menit atau berlari selama 12 menit.
Baca Juga: Isu perselingkuhan berlanjut, Rozy suami Norma Risma: Mental saya down
Oliebollen dan pedang Perchta
Dari suatu cerita mitos dikisahkan kalau Dewi Pagan Perchta yang kejam, saat berkeliling dan pedang Perchta mengenai perut orang, senjata tersebut akan tergelincir karena licinnya perut.
Dikarenakan orang tersebut memakan Oliebollen atau kue bola berminyak tersebut, maka selamatlah orang tersebut.