Baca Juga: Honda Telah Meluncurkan Skuter Listrik EM1 e di EICMA, Akankah Tersedia di Indonesia Tahun Depan?
Minum air putih juga sebenarnya memiliki aturan agar cairan bisa diproses dengan maksimal, seperti di bawah ini:
- Minum setelah bangun tidur
- Minum sebelum makan: minumlah segelas air 15-30 menit sebelum makan. Minum juga dapat mencegah makan terlalu banyak sehingga berat badan akan lebih terkontrol.
- Minum saat olahraga: anda bisa minum saat sebelum olahraga dan sesudah olahraga. Namun perlu diingat, jangan minum terlalu cepat sesaat setelah olahraga selesai karena dapat menyebabkan kram perut.
- Banyak minum saat sakit: terutama saat demam, jangan memperparah sakit anda dengan membuat tubuh dehidrasi akibat kurang minum.
Jika mulut terasa kurang enak untuk minum, tetap usahakan minum sedikit demi sedikit namun dengan frekuensi yang cukup sering.
Baca Juga: Nikmati Kenyamanan Mengemudi BWM i7 2023, Ini Spesifikasinya!
Air juga bisa digantikan dengan cairan lain seperti jus, kuah makanan, buah-buahan dengan air yang banyak, selama tidak adanya kontraindikasi dengan penyakit yang diderita.
- Minum sebelum tidur: beri batasan minum sebelum tidur setidaknya 1-2 jam sebelum tidur agar tidak terbangun di malam hari untuk buang air kecil.
Dampak Kurang Minum
- Infeksi saluran kemih (ISK) penderita ISK biasanya mengalami rasa nyeri yang hebat seperti terbakar pada kemaluannya ketika buang air kecil.
Infeksi saluran kemih biasanya ditandai dengan air kencing yang berwarna kemerahan karena adanya kandungan darah di dalamnya, atau kesulitan kencing dan bisa juga air kencing yang keluar seperti mampet atau hanya keluar sedikit-sedikit.
- Gagal ginjal. Jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, maka ginjal akan menghasilkan urine yang lebih pekat.
Kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan asupan cairan yang mengakibatkan pembentukan Kristal pada zat pembentuk Kristal seperti kalsium, asam urat, dan oksalat yang akan berujung menjadi resiko batu ginjal.***