Puasa wajib ditinggalkan karena beragam alasan yang tidak disertai dengan udzur syar'i sehingga hukumnya dosa.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, orang yang ingin mengganti puasa wajib itu caranya mudah.
Baca Juga: Lirik Lagu Hari Bahagia Dinyanyikan oleh Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah
Bahkan, bagi yang jumlahnya tidak terhitungpun tetap ada jalan untuk menggantinya.
Cara pertama yaitu menunaikan puasa saat waktu senggang.
"Boleh kemudian meniatkan qodho yang lampau di masa senggangnya, jadi silahkan kalau merasa tak terhitung anda punya waktu luang puasa silahkan," ujarnya.
Baca Juga: Lirik Lagu Bismillah Cinta Dinyanyikan oleh Ungu feat Lesti Kejora
Caranya hanya dengan menunaikan puasa di hari-hari sunnah, seperti Senin dan Kamis namun diniatkan untuk meng-qodho atau mengganti.
"Orang lain puasa Senin misalnya sunnah anda niatkan qodho, orang lain puasa Kamis sunnah anda niatkan qadha, anda nggak usah hitung," ujarnya.
Seseorang tak perlu menghitung jumlahnya karena Allah hanya melihat keseriusan seorang hamba untuk kembali.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Brighton and Hove Albion kontra Tottenham Hotspur Ditunda
"Maka Allah tidak melihat berapa banyak yang kita tinggalkan, tapi Allah melihat kesungguhan yang kita lakukan di sini," tutup Ustadz Adi Hidayat.***