gaya-hidup

Tips Mengobrol dengan Orang Cuek, Biar Obrolanmu Tidak Hambar

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 13:30 WIB
Ilustrasi mengobrol dengan orang yang cuek
 
LIPUTANBEKASI.COM – Pernahkah kamu mengobrol dengan orang yang cuek ? atau malah kamu punya temen yang terkenal cuek ? Mau buka obrolan, tapi bingung bagaimana agar dia merespons dengan baik.
 
Mungkin rasanya agak hambar ketika kita mengobrol dengan orang yang cuek. Karena seringkali jawabannya hanya dua, “iya atau tidak.”
 
Sehingga obrolan kita terasa kaku dan kurang berkesan. Bahkan tak jarang membuat kita jadi bawa perasaan atau istilah kerennya, baperan.
 
Orang yang cuek itu biasanya selalu menjaga image. Sehingga dia lebih hemat kata dalam mengobrol dengan lawab bicaranya.
 
Baca Juga: Efek Kelamaan Menjomblo, Seorang Pria Memutuskan Menikahi Rice Cooker.
 
Sehingga perlu kamu ingat agar jangan baperan ketika menghadapi tipe orang yang cuek.
 
Lalu, bagaimana cara mengobrol dengan tipe orang yang seperti itu ? Yuk, simak tipsnya sampai selesai.
 
Dikutip dari akun instagram @kuybergaul, pemilik akun menceritakan pengalamannya tentang cara bergaul dengan orang cuek.
 
Baca Juga: Mengenal CAPD Sebagai Salah Satu Solusi Terapi Penderita Gagal Ginjal selain Cuci Darah
 
Yang pertama, gunakan topik yang dia suka. Karena ketika mengobrol dengan tipe orang yang cuek, topiknya perlu kita sesuaikan dengan apa yang dia suka.
 
Kamu bisa tanya terlebih dahulu tentang hobi yang dia suka. Setelah itu kamu bahas seputar hobinya dia. 
 
Maka kemungkinan besar orang yang cuek itu akan merespon dengan baik. Kamu bisa menanyakan hal lain selain hobi. 
 
Baca Juga: Bantah Cinlok, Prilly Latuconsina Akui Sudah Lama Menjalani Hubungan Dengan Irzan Faiq
Bisa menanyakan tempat tinggal atau hal lain yang berkaitan dengan dirinya. Tapi, usahakan pertanyaanmu jangan sampai menyentuh ranah privasi yang sensitif.
 
Yang kedua, gunakan pertanyaan terbuka. Usahakan kamu menggunakan pertanyaan yang open-ended question.
 
Agar orang tersebut tidak hanya menjawab “iya” atau “tidak”.
 
Baca Juga: Sempat Diaku Malaysia, Begini Sejarah 2 Oktober jadi Hari Batik Nasional
 
Kamu bisa menggunakan pertanyaan “apa” dan “bagaimana”. Karena jawaban dari pertanyaan apa dan bagaimana, biasanya tidak cukup dijawab dengan kata “iya” atau “tidak”.
 
Sebab kata tanya tersebut perlu dijawab dengan pemaparan atau penjabaran. Jadi, obrolanmu bisa mengalir dan tidak terasa kaku.
 
Nah, sekarang kamu bisa praktekan dua tips di atas. Semoga obrolanmu berikutnya bisa memberikan kesan yah, terutama ketika mengobrol dengan tipe orang yang cuek.***

Tags

Terkini