Begini Cara Berdikari Untuk Mendongkrak Harga Telur Ayam Dari Para Peternak

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:00 WIB
telur ayam sebelum didistribusikan ke konsumen
telur ayam sebelum didistribusikan ke konsumen
LIPUTANBEKASI.COMBUMN Peternakan yang tengah menggencarkan kampanye tentang #IndonesiaBergizi, yaitu PT Bedikari menjalankan amanat dari pemerintahan untuk segera membantu meningkatkan harga telur dari Peternak, serta menjaga stabilisasi harga telur untuk masyarakat luas. 
 
Dengan senergi yang positif antara Kemenko Perekonomian RI, PT RNI sebagai coordinator BUMN dalam sector pangan, serta tidak kurang dari 65 institusi pemerintahan mulai dari kementrian coordinator, badan, Lembaga, hingga komisi dan pemprov Berdikari sendiri siap menyerap ribuan ton telur ayam ras dari peternak ayam mandiri (UMKM).
 
Penyerapan telur yang telah berlangsung, akan terus dilaksanakan secara bertahap sebagai sebuah Langkah statis dalam rangka meningkatkan harga pembbelian di sector peternak ayam agar sesuai dengan HAP atau Harga Acuan Pembelian.
 
Program yang berjudul Aksi Solidaritas Bersama Untuk Para Peternak ini mengusung konsep Telur dari Rakyat dan Juga Untuk Rakyat yang dijalankan oleh Berdikari sebagai bentuk solidaritas kepada para pertenam serta kehadiran dari pemerintah di tengah tengah warganya.
 
 
Seluruh pihak pihak terkait dihimbau untuk dapat menyerap semua telur dari peternak melalui Berdikari untuk dapat mengikuti dalam Gerakan solidaritas tersebut.
 
“Penyerapan telur yang masih massif ini masih dilaksanakan secara tahap demi tahap dari peternak rakyat. Dengan sinergi dari semua pihak menyerap telur melalui Berdikari, kami sangat optimis jika Harga Acuan dari Pembelian atau HAP akan tercapai,” ungkap Harry Warganegara Direktur Utama Berdikari dalam laporannya yang ditulis pada hari Jumat tanggal 15 Oktober 2021.
 
Harry sendiri menjelaskan, bahwa upaya yang dilakukan oleh Berdikari adalah untuk mendukung pemerintah menuntaskan berbagai persoalan isu pangan demi ekosistem pangan nasional yang mandiri, termasuk salah satunya adalah masalah kestabilan harga bahan pokok.
 
 
Oleh karenanya, Berdikari tidak henti hentinya untuk mengevaluasi diri, bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara dalam hal klaster pangan yang dikoordinir oleh RNI, demi mendukung berjalannya Langkah yang strategis pemerintah untuk Kembali menstabilkan pasokan, harga, dan system dari distribusi pangan sendiri.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Putra Alviandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X