LIPUTANBEKASI.COM – Bank Indonesia (BI) meluncurkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau disebut juga uang digital.
Dilansir dari berbagai sumber, peluncuran uang digital tersebut oleh Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa uang digital ini bukan berbentuk uang kartal (uang fisik) tapi dalam bentuk digital yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah (medium of change), unit of account dan alat penyimpan nilai (store of value).
Jadi semua fitur (gambar Bung Karno, Bung Hatta dan lain-lain) sudah terenkripsi dalam bentuk bentuk digital kode. Itulah uang digital. Jadi enkripsi yang terkoding itu akan ada suatu tim khusus yang mengelolanya.
Dijelaskan pula bahwa uang digital itu berbeda dengan uang kripto. Uang kripto itu berbentuk aset sedangkan uang digital adalah pembayaran.
Baca Juga: Souvenir Jess No Limit dan Sisca Khol Bisa di Gadai???
Uang digital juga berbeda dengan uang elektronik. Uang elektronik itu uang sebagai alat pembayaran dalam bentuk elektronik yang nilai uangnya disimpan dalam media elektronik tertentu, misalnya pihak swasta atau pihak non perbankan.
Sedangkan uang digital itu diterbitkan oleh bank sentral (BI) dan dikontrol peredarannya sebagai alat pembayaran yang sah. Uang digital sebagai uang resmi negara yang berbentuk digital keberadaannya dan sebagai alat transaksi yang sah, sementara yang lainnya itu tidak sah.
Untuk bisa mendapatkan uang elektronik harus menyetorkan sejumlah uang tertentu dulu ke penerbit (lembaga swasta atau lembaga non bank) akhirnya setelah tersimpan baru bisa dipakai untuk transaksi keuangan. Misalnya, untuk pembayaran.
BACA JUGA : Harga dan Keistimewaan Honda Super Cub C125, Motor Bebeknya Para Sultan
BI juga tidak akan terburu-buru menerbitkan rupiah digital. Perjalanan hingga rupiah digital ini resmi beredar di Indonesia masih cukup panjang, yang kemungkinan pada Semester I - 2023 pun baru ditargetkan adanya Consultative Paper dari Proyek Garuda, dimana akan meminta pandangan dari masyarakat.
Jadi memang uang sebagai alat pembayaranpun akan mengikuti juga arus perubahan salah satu perkembangan itu dengan adanya uang digital.***