internasional

Mengenal Bagheera kiplingi, Laba-Laba Vegetarian Langka Di Dunia

Jumat, 30 Desember 2022 | 07:44 WIB
Mengenal Bagheera kiplingi, Laba-Laba Vegetarian Langka Di Dunia (Bagheera kiplingi l Astounding Arthropod - Our Breathing Planet)

LIPUTANBEKASI.COM – Mengenal Bagheera kiplingi, laba-laba vegetarian langka di dunia.

Herbivora berkaki delapan yang disebut Bagheera kiplingi hidup di Amerika Tengah dan sekarang dianggap langka di antara sekitar 40.000 spesies laba-laba di dunia.

Yang sebagian besar merupakan predator yang memakan serangga dan hewan lainnya. Bagheera kiplingi berukuran sebesar kuku manusia.

Makhluk itu tidak memiliki nama umum pada saat ini, hanya sebuah istilah ilmiah.

Baca Juga: Bunga Citra Lestari: Pakai celana jeans sampai leher yang berharga fantastis

Nama spesies dan genusnya sendiri diambil dari karakter Bagheera dari novel Rudyard Kipling.

Hampir semua laba-laba adalah predator. Mereka bisa berburu menggunakan berbagai metode, tetapi mereka semua berakhir dengan menghisap usus mangsanya yang cair.

Dan sangat jarang mengonsumsi tumbuhan, mereka jarang melakukannya, bahkan secara tidak sengaja.

Beberapa menyesap atau dua teguk nektar untuk melengkapi pola makan daging mereka.

Lainnya secara tidak sengaja mengambil serbuk sari saat memintal jaring sutra mereka.

Akan tetapi Bagheera kiplingi merupakan pengecualian. Christopher Meehan dari Universitas Villanova menemukan bahwa laba-laba ini memanfaatkan kemitraan antara semut dan pohon akasia.

Pohon menggunakan semut sebagai pengawal, memberi mereka tempat berlindung di duri berongga dan simpul nutrisi yang disebut "badan sabuk" yang tumbuh dari daunnya.

Bagheera kiplingi belajar mencuri kelezatan ini dari semut, menjadi satu-satunya laba-laba herbivora di dunia.

Meehan menghabiskan tujuh tahun mengamati laba-laba dan memotret perjalanan mencari makan mereka.

Dia mencatat bahwa laba-laba hampir selalu ditemukan di pohon akasia yang ditempati semut karena pohon-pohon itu hanya tumbuh seperti sabuk ketika semut ada di sekitarnya.

Meehan mengkonfirmasi hasil tersebut dengan menganalisis komposisi kimiawi tubuh laba-laba. Dia melihat rasio dua nitrogen: N-15 dan N-14.

Halaman:

Tags

Terkini