LIPUTANBEKASI.COM – Negara Qatar menjadi negara penyelenggara piala dunia 2022 yang akan berlangsung tanggal 20 November-18 Desember 2022 ini disebut-sebut identik dengan kemewahan dan kegemerlapan sepanjang waktu juga dikenal dengan destinasi wisata penyelenggaraan MotoGP Qatar (Grand Prix) yang diselenggarakan di malam hari.
Dengan tempat penyelenggara piala dunia 2022 ini terkenal dengan destinasi wisata MotoGP Qatar yang bisa menyedot para wisatawan.
Itu merupakan pesona destinasi wisata lain yaitu penyelenggaraan MotoGP Qatar selain penyelenggaraan piala dunia 2022 yang tentunya akan membuat semua mata tertuju ke Qatar.
Dilansir dari berbagai sumber, penyelenggaraan MotoGP Qatar memang sejak tahun 2008, tepatnya jam 22.00 waktu setempat.
Baca Juga: Rasakan Sensasi Naik Mobil Masa Depan Toyota bZ4X Tanpa Membeli, Ketahui Caranya!
Sejarah Awal MotoGP
Balapan seri Grand Prix (GP) Qatar yang selalu digelar malam hari merupakan ciri khas sejak tahun 2008.
Sirkuit Losail menjadi tonggak awal penyelenggara balapan MotoGP di malam hari. Rider Ducati, Casey Stoner, menjadi pemenang balapan malam saat pertama kali penyelenggaraan MotoGP Qatar dimulai.
Sebenarnya Qatar pernah menjadi tuan rumah MotoGP pada 2004, namun awalnya tidak digelar malam hari, itu pun bukan jadi seri pembuka MotoGP. Tahun 2004 sampai 2007 awalnya digelar pada siang hari.
Sirkuit Losail
Untuk menyelenggarakan balapan pada malam hari, Sirkuit Losail butuh pencahayaan sebanyak 3.600 bola lampu dipasang sepanjang sirkuit agar pencahayaan memadai.
Baca Juga: 5 Kota Dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia
Kapasitas pencahayaan Sirkuit Losail kapasitasnya sungguh membuat takjub karena kemampuan pencahayaanya mampu menyinari 70 lapangan sepak bola.
Tata letak Sirkuit Losail memiliki 16 tikungan yang terdiri dari enam ke kiri dan sepuluh ke kanan. Ke-16 tikungan itu akan menjadi tempat bagi para pembalap untuk menyalip satu sama lain. Sirkuit ini terbentang sepanjang 5.380 kilometer dengan lebar 12 meter. Untuk trek lurus terpanjang, berukuran 1068 meter.
Sirkuit ini dikelilingi rumput buatan. Hal ini untuk mencegah pasir dari gurun masuk ke lintasan, karena pasir itu sangat membahayakan pembalap yang memacu motornya dengan kecepatan tinggi.