gaya-hidup

Ketua DPR Ri Puan Maharani, Menginstruksikan menghentikan penggunaan obat cair pada anak.

Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:50 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani Menginstruksikan penghentian obat cair pada anak. SUMBER FOTO : Situs resmi dpr.go.id

LIPUTANBEKASI.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani, Menginstruksikan menghentikan penggunaan obat cair pada anak, hal ini karena seiring beredar informasi penyebab terjadinya Gagal Ginjal pada anak.

Kasus Gagal Ginjal pada anak ini, tambah hari semakin meningkat jumlah pasien terjangkit, hal ini membuat Ketua DPR RI Puan Maharani, ikut memberikan tanggapan mengenai hal ini.

Dikutip dari akun Instagram resmi @dpr_ri pada postingan pada Kamis, 20 Oktober 2022, memposting sebuah informasi mengenai Ketua DPR RI Puan Maharani, mengenai penggunaan obat cair pada anak harus di stop.

Hal ini seiring dengan semakin banyaknya pasien anak yang terkena penyakit gagal ginjal ini, sebanyak 206 kasus gagal ginjal akut pada anak ditemukan di Indonesia, 99 anak diantaranya meninggall dunia.

Baca Juga: Fahri Hamzah Kritik Keras Capres dan Parpol yang Hanya Berpikir Masalah Logistik untuk Memenangi Pemilu 2024

Kasus 70 anak meninggal dunia juga, ditemukan di Gambia, Afrika Barat dan dilaporkan berkaitan dengan konsumsi obat yang tercemar etilen gliko dan dietilen glikol lantaran melampaui batas wajar standar penggunaan.

Puan Menginstruksikan agar penggunaan dan penjualan obat dalam bentuk cair atau kepada anak dihentikan sementara, hingga riset terkait kasus gagal ginjal ini, berhasil mengungkapkan fakta atau temuan baru.

selain hal tersebut Puan Maharani memerintahkan untuk dilaksanakannya sosialisasi secara masif dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, Ketua DPR RI tersebut juga meminta  kepada Komisi IX DPR RI yang membidangi urusan kesehatan.

Komisi IX DPR Ri diharapkan melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam mengatasi kasus ini. DPR RI mendorong riset yang tengah dilakukan pemerintah dapat dengan cepat menemukan penyebab tingginya kasus gagal ginjal pada anak ini.

“Ini demi kebaikan dan keselamatan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa”.Tuturnya Puan Maharani. Kasus gagal ginjal pada anak ini merupakan bukan kasus yang bisa disepelekan namun harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Baca Juga: Warner Bros Tampilkan Superhero Terbaru 'Black Adam'

Sebagai upaya menciptakan generasi bangsa yang sehat dan cerdas, pemerintah harus menjadi pelindung masyarakat dalam upaya pencegahan, pengobatan dan pemulihan penyakit gagal ginjal pada anak ini.

Menurut Puan, kesimpangsiuran informasi soal kasus gagal ginjal akut pada anak harus dihindari karena dapat menimbulkan kepanikan serta ketakutan warga. Apalagi, banyak informasi yang belum dipastikan kebenarannya beredar di masyarakat. 

“Pastikan seluruh tenaga kesehatan telah memahami untuk menunda sementara waktu pemberian resep obat cair untuk anak, serta membantu memberikan edukasi kepada masyarakat,” Ujar Puan. Maharani.

Halaman:

Tags

Terkini