otomotif

Perbandingan Biaya Motor Honda BeAT Listrik Konversi dan Honda BeAT Bensin, Mana yang Lebih Irit?

Minggu, 15 Januari 2023 | 10:29 WIB
Honda BeAT 2023 | PT Astra Honda Motor (astra-honda.com) ((motorplus-online.com))

LIPUTANBEKASI.COM – Perbandingan biaya motor Honda BeAT listrik konversi dan Honda BeAT bensin, mana yang lebih irit?.

Seberapa hemat Honda BeAT listrik konversi dengan versi bensin setelah di tes, berikut hasil tesnya.

Apakah Anda tertarik dengan harga sepeda motor listrik Honda BeAT dengan teori Honda BeAT bensin? Simak selengkapnya.

Baca Juga: Inilah Syarat Ambil Kredit Motor Listrik, Bisa Pilih DP hingga 0 Persen

Dengan semakin banyaknya sepeda motor listrik, semakin banyak pilihan, maka akan semakin bimbang.

Termasuk perbandingan biaya sepeda motor listrik dan bensin untuk setiap daya dan konsumsi bahan bakar.

Berikut ini bisa menjadi referensi para pesepeda sebelum mengonversi sepeda motor listrik.

Salah satunya adalah perbandingan biaya konsumsi motor listrik hasil konversi, apakah benar jauh lebih irit dibanding motor bensin atau selisihnya tidak terlalu besar?.

Baca Juga: Penggemar mobil Wuling merapat! Diskon awal tahun sedang berlangsung

Daripada penasaran simak penjelasannya sampai selesai. Salah satu sepeda motor listrik konversi adalah Honda BeAT.

Saat uji coba Honda Beat konversi listrik, kondisi jalan yang digunakan adalah menanjak. Dan hasilnya, konsumsi daya lebih rendah dari yang dibayangkan.

Hitung harga motor listrik dan motor bensin dengan modifikasi Honda BeAT dan BeAT dengan bensin Pertalite.

Honda BeAT konversi memiliki baterai 72V20Ah (kapasitas 1440 watt), spesifikasi charger 84V5Ah (kapasitas 420 watt), waktu pengisian 5 jam dan jangkauan 45 km dengan baterai penuh.

Lalu Honda BeAT menggunakan bensin Pertalite yang harganya Rp 10.000 per liter.

Baterai konversi Honda BeAT membutuhkan waktu 5 jam untuk terisi penuh, jadi mengalikan 420 watt dengan 5 jam menghasilkan 2,1 kWh.

Baca Juga: Toyota supra MK4: mobil sport legendaris dengan performa dan desain yang memukau

Dengan tarif listrik golongan R-1 dengan batas daya 1.300 VA Rp 1.444,7 per kWh, tinggal kalikan 2,1 dengan Rp 1.444,7, menghasilkan Rp 3.032,4 untuk biaya motor listrik selama baterai penuh.

Halaman:

Tags

Terkini