LIPUTANBEKASI.COM – Jenis Baterai ini digunakan pada motor dan mobil listrik, yuk kenalan dengan baterai Lithium-Ion.
Sebagian besar sepeda motor dan mobil listrik menggunakan baterai lithium-ion.
Menurut pemasok sepeda motor dan sepeda listrik yang berbasis di Mosell Agung Masteros, ada dua jenis baterai yang biasa dijual di Indonesia, yakni lithium Ion dan LiFePo4.
Baterai lithium-ion, 3,7 volt per baterai, tergantung voltase. Sedangkan baterai LiFePo4 berbasis tegangan 3,2 volt, namun kini sudah ada pabrikan baterai ABC Indonesia yang sudah mulai memproduksi baterai ini.
Baca Juga: Motor Grand Prix Destinasi Wisata di Qatar, di Saat Malam
Jenis baterai yang paling umum digunakan adalah lithium-ion. Namun, dari sisi plus minus, baterai lithium-ion cukup berisiko di Indonesia.
Karena kondisi di Indonesia, suhu awal hanya 30-33 derajat Celcius, tetapi baterai lithium-ion menjadi berbahaya di atas 50 derajat Celcius.
Sisi baiknya, spesies lithium-ion ini memiliki tingkat pelepasan yang tinggi yaitu 5-6°C. Tingkat pelepasan yang lebih tinggi menghasilkan distribusi tenaga mesin yang lebih baik.
Kelemahannya adalah masalah suhu, dan perakitan baterai membutuhkan keahlian. Beterai ini juga dikatakan berumur panjang.
Baca Juga: Rasakan Sensasi Naik Mobil Masa Depan Toyota bZ4X Tanpa Membeli, Ketahui Caranya!
Mari kita bahas komponen utama baterai lithium-ion. Pernyataan ini dibuat oleh Roy Toh, Direktur Penjualan Regional, Regional Sales Director Battery Asia (S) Pte Ltd, Singapura.
"Materi dasar baterai jenis ini menggunakan logam dengan elemen kimia lithium," kata Roy, dikutip dari website GridOto.com yang diunggah pada 12 November 2022.
Roy melanjutkan dengan mengatakan bahwa lithium diproses dalam ionisasi yang memecahnya menjadi partikel kecil seperti atom hingga dapat menghantarkan atau menyimpan listrik.
Sel ion lithium memiliki katoda sebagai elektroda positif dan negatif dalam satu sel.