Seputar Gempa Cianjur! Polri Kerahkan Tim Trauma Healing hingga BNPB Pastikan Bangun Kembali Rumah Para Korban

- Selasa, 22 November 2022 | 12:58 WIB
Ilustrasi Pasca Gempa Bumi Terjadi  Sumber Gambar: Pexels.com
Ilustrasi Pasca Gempa Bumi Terjadi Sumber Gambar: Pexels.com

LIPUTANBEKASI.COM - Bencana gempa Cianjur kemarin telah meruntuhkan banyak bangunan warga dan korban berjatuhan sedari kemarin hingga hari ini masih terus bertambah.

Dalam rangka membantu evakuasi para korban dan penanganan gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat kemarin, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan pasukannya.

Berdasarkan pantauan tim Liputanbekasi.com, gempa berkekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi siang kemarin telah memakan korban jiwa dan merusak beberapa bangunan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa saat itu anggota SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar sudah berada di lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi.

Baca Juga: Hal yang Paling Dibenci oleh Allah, Inilah Beberapa Jenis Syirik yang Wajib Muslim Tahu!

"Anggota Brimob sudah melaksanakan kegiatan SAR Penanganan longsor pasca Gempa Bumi di daerah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur,"

kata Dedi dalam keterangan tertulisnya pada hari Senin tanggal 21 November 2022.

Selanjutnya, Dedi menuturkan bahwa Kapolri telah menerbitkan surat telegram melalui Asops Kapolri terkait penanganan gempa di Cianjur.

Surat telegram tersebut berisikan bahwa Mabes Polri akan mengerahkan bantuan penanganan gempa di Cianjur.

Adapun bantuan yang dikerahkan yakni 5 personel Ditpoludara beserta satu unit helikopter.

Ditambahkan juga 94 personel Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri dan 202 personel Korbrimob Polri dengan kualifikasi SAR.

"Selain itu juga dikirim 20 personel Pusdokkes Polri beserta dua ambulans," lanjutnya singkat.

Baca Juga: 2 Korban Meninggal dan Beberapa Rumah Hancur Pasca Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Cianjur

Selain membantu evakuasi penanganan gempa di Cianjur, Polri juga mengerahkan tim trauma healing guna memberikan bantuan penanganan psikologi ke korban gempa.

"Sebanyak 16 personel trauma healing dari Biro Psikologi juga dikerahkan," ujarnya.

Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Selanjutnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan anggotanya mulai dari Brimob, tim kedokteran hingga trauma healing ikut diturunkan.

Hal ini bertujuan untuk ikut membantu proses evakuasi dan penanganan gempa bumi yang terjadi di Cianjur.

Baca Juga: Ciri Istidraj yang Jarang Disadari Umat Muslim. Apa Saja?


Selain itu, Polri juga mengirimkan anggota tim Divisi Humas dalam penanganan gempa dengan kekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi siang kemarin.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa akan memberangkatkan tim peliputan Divisi Humas Polri pada malam hari ini.

Sekitar 13 anggota Divisi Humas Polri yang terdiri dari tiga Biro yakni Penerangan Masyarakat (Penmas), Multimedia dan PID ikut meliput kegiatan penanganan gempa.

"Ada lima wartawan media nasional juga diberangkatkan untuk meliput kegiatan penanganan pasca gempa di Cianjur," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022).

Dedi kemudian menyampaikan bahwa selain melakukan peliputan, anggota tim Divisi Humas Polri sengaja diturunkan untuk membantu korban bencana.

Ia pun meminta anggota mengedepankan sisi humanis  ketika dalam melakukan tugas.

"Selain meliputi, anggota juga diminta untuk membantu para korban. Tunjukan Polri itu bertugas melayani, membantu dan mengayomi masyarakat," katanya.

Selain memberangkatkan tim, rombongan juga membawa bantuan sosial dari Kapolri sebanyak 3.000 paket sembako.

Baca Juga: 2 Korban Meninggal dan Beberapa Rumah Hancur Pasca Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Cianjur

Adapun komoditinya berisi beras, minyak goreng, gula pasir, kecap, teh celup, susu kental manis, biskuit dan mie telor.

Selain itu, ada paket non sembako yang dikirimkan yakni selimut sebanyak 1.000 pcs, kasur lipat 300 pcs dan tenda pleton 4 pcs.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban dan berharap semuanya kembali pulih," akhir keterangannya.

Kabar selanjutnya datang dari BNPB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pihak BNPB memastikan akan membangun kembali rumah para korban yang rusak akibat gempa Cianjur kemarin.

"Kami yakinkan kepada masyarakat bahwa rumah-rumahnya yang hancur, baik rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang, ini akan dibangun kembali oleh pemerintah," ungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dikutip dari YouTube BMKG.

"Nah, tentu saja memerlukan soliditas, sinergitas dan kesungguhan semua unsur yang terlibat dalam penanganan bencana gempa bumi ini," lanjutnya.

Suharyanto juga mengatakan bahwa pemerintah segera mengaktifkan posko penanganan bencana.

Dia akan meninjau lokasi bencana gempa Cianjur pada Selasa tanggal 22 November 2022.

"Kedatangan kami ke daerah akan membawa logistik bagi para pengungsi yang terpaksa harus tinggal di pengungsian. Kalau kita lihat kerusakannya ini, cukup masif,” ujarnya.

Lanjut Suharyanto bahwa BNPB juga akan mendorong anggaran dana siap pakai.

Dengan demikian, masyarakat terdampak bisa mendapat penanganan untuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka.

"Dengan target saat tanggap darurat ini kami pastikan masyarakat Kabupaten Cianjur dan daerah lain yang terdampak ini bisa betul-betul tertangani kebutuhan dasarnya. Kemudian kami akan terus melaksanakan pendataan," jelasnya.

"Setelah tidak ditemukan lagi korban jiwa yang luka-luka, atau mungkin ada yang hilang dan seluruh masyarakat yang rumahnya hancur sudah masuk ke pengungsian.

 
Di pengungsian roda hidupnya sudah berjalan, walaupun serba keterbatasan maka tanggap darurat itu akan kami nyatakan selesai," tuturnya sebagai penutup.***
 
 

Editor: Andini P.

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiko Menolak Tawaran Jhon LBF, Ini Alasannya!

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:32 WIB

Cukup 7 Bahan membuat Boci Candu di Jamin Anti Gagal

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:47 WIB
X