• Minggu, 27 November 2022

Tersangka yang Diduga Hacker Bjorka MAH Mengaku Jual Channel Telegram ke Orang yang Tak Dikenal

- Kamis, 29 September 2022 | 16:14 WIB
Tersangka yang Diduga Hacker Bjorka Mengaku Jual Channel Telegram ke Orang yang Tak Dikenal Sumber foto : Twitter
Tersangka yang Diduga Hacker Bjorka Mengaku Jual Channel Telegram ke Orang yang Tak Dikenal Sumber foto : Twitter
LIPUTANBEKASI.COM –  Tersangka yang diduga merupakan seorang hacker yang bernama Hacker Bjorka terlah mengakui bahwa dia menjual channel Telegram pribadinya kepada admin dari Hacker Bjorka.
 
Tersangka tersebut bernama Muhammad Agung Hidayatullah atau disebut dengan MAH yang berusia 21 tahun, pemuda asal madiun.
 
MAH mengaku bersalah dan terlibat dalam teror dan serangan yang dilakukan oleh Hacker Bjorka kepada Indonesia.
 
Dalam wawancaranya yang dilakukan pada hari Sabtu tanggal 17 September 2022 MAH berkata “Ya, saya memang salah” Ucap MAH di rumahnya.
 
MAH yang merupakan seorang pemuda yang berusia 21 tahun dari desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun mengaku dengan tegas bahwa dia telah menjual channel Telegramnya.
 
 
MAH juga berkata dalam wawancara yang dilakukannya bahwa dia telah bersalah dan surat penangkapan telah dikirim ke rumahnya kemarin oleh pihak kepolisian Dagangan.
 
MAH juga berkata bahwa dia bersalah akan memberikan tempat untuk Hacker Bjorka menyebarkan dan menge-post sesuatu yang menentang di channel Telegram yang telah di belinya darinya.
 
Maka dari itu pihak berwajib menganggap MAH turut membantu dalam kejahatan yang dilakukan oleh Hacker Bjorka.
 
MAH juga mengakui bahwa dia telah menjual akun Telegramnya kepada admin Hacker Bjorka pada seminggu sebelum dia dinyatakan sebagi tersangka Hacker Bjorka.
 
Pihak keluarga MAH sangat terkejut atas penangkapan MAH yang diduga Hacker Bjorka, Ibu dari MAH sendiri sampai tak percaya apa yang dilakukan oleh anaknya dan sang Ibu juga mengakui bahwa MAH tak mempunyai laptop atau pun komputer untuk melakukan hack.
 
Pada tanggal 16 September 2022 MAH sempat di pulangkan setelah di bawa ke kantor kepolosian setempat.
 
Dan setelah itu siangnya MAH mendadak menghilang dari rumahnya dan MAH baru saja pulang ke rumahnya pukul 18.00 WIB.
 
MAH mengakui bahwa dia tidak menghilang melainkan dia mengabil ponsel yang di berikan oleh pihak kepolisian Dagangan.
 
 
Dan posel tersebut bukanlah ponsel lama yang dia miliki melainkan ponsel baru dari pihak kepolisian yang diberikan kepada MAH dan untuk ponsel lamanya masih di sita oleh pihak yang berwajib untuk diperiksa lebih dalam lagi.
 
Ada dugaan juga bahwa ponsel milik MAH tidaklah di sita melainkan dibeli dengan harga yang cukup yaitu lima juta oleh pihak kepolisian.
 
Adanya penangkapan MAH yang diduga merupakan Hacker Bjorka dan ternyata nyatanya bukan membuat masyarakat Indonesia bingung akan cara kerja pihak kepolisian dan Tim khusus yang telah dibuat oleh Presiden Indonesia***

Editor: Guritna Wijaya

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Jadi Penulis? Ini Skill yang Harus Kamu kuasai!

Minggu, 27 November 2022 | 16:53 WIB

Mantan Paranormal Nyentrik Ki Joko Bodo Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 16:20 WIB
X