• Minggu, 27 November 2022

Pembentukan Tim Khusus untuk Menangani Teror dan Serangan dari Hacker Bjorka

- Kamis, 29 September 2022 | 14:41 WIB
Pembentukan Tim Khusus untuk Menangani Teror dan Serangan dari Hacker Bjorka  Sumber foto : Twitter
Pembentukan Tim Khusus untuk Menangani Teror dan Serangan dari Hacker Bjorka Sumber foto : Twitter
LIPUTANBEKASI.COM –   Setelah hampir semua data rahasia milik pemerintah Indonesia di retas, di aduk-aduk dan disebar luaskan oleh Hacker Bjorka dan hal tersebut juga sangat  membuat pemerintah Indonesia ketar-ketir dan melakukan penegasan terhadap Hacker Bjorka.
 
Dan inilah saat nya pemerintah Indonesia bertindak cepat dan tegas untuk menyelesaikan teror dan serenagan dari Hacker Bjorka, Presiden Indonesia yaitu Joko Widodo mulai mengadakan rapat besar-besarab di istana kepresidenan di Jakarta yang di hadiri oleh beberapa orang penting di Indonesia.
 
Dalam rapat yang di gelar di Istana Kepresidennan Presiden Indonesia Jokowi membentuk Tim khusus untuk menangani teror dan serangan dari Hacker Bjorka yang dia dilakukan beberapa waktu ini dan membuat Pemerintahan Indonesia ketar-ketir.
 
Dalam salah satu wawancaranya yang viral di Twitter Menteri Komunikasi dan Informatika yaitu bernama Jhonny G Plate mengatakan “Perlu adanya emergency response team yang terkait untuk menjaga data, tata kelola data yang baik di Indonesia dan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah” Senin 12 September 2022.
 
 
Dalam wawancara tersebut Jhonny G Plate juga mengatakan siapa saja yang menjadi anggota Tim khusus untuk menangani teror dan serangan dari Hacker Bjorka yaitu Kominfo, BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), BIN (Badan Intelijen Negara) dan juga Polri.
 
Yang masing-amaisng dari mereka yaitu Kominfo, BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), BIN (Badan Intelijen Negara) dan juga Polri mempunyai tugasnya masing-masing.
 
Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate juga tak menjelaskan secara detail bahwa kapan Tim khusus tersebut mulai di pekerjakan dalam menangani kasus teror dan serangan dari Hacker Bjorka.
 
Karena Hacker Bjorka juga sudah berhasil meretas dan mebocorkan data-data, surat-surat Presiden Joko Widodo, Hacker Bjorka juga mengakui bahwa dia telah berhasil mengantongi surat-surat dari BIN yang di kirim untuk Joko Widodo beberapa waktu ini.
 
Namun dalam wawancaranya BIN (Badan Intelijen Negara) membantah bahwa Hacker Bjorka tidak berhasil mengetahui surat-surat tersebut.
 
Karena bantahan itulah hasil wawancara BIN telah menyebar luas dan viral di berbagai media online terutama di Twitter.
 
 
Dan membuat para netijen Twitter berkomentar yang tidak-tidak, tapi juru bicara dari Badan Intelijen Negara (BIN) yaitu Wawan Purwanto sangat menegaskan dengan lantang bahwa “Hoaks itu. Dokumen BIN selalu aman terkendali dan terenkripsi secara berlapis-lapis dan jika ada dokumen yang tersebar pastinya itu dokumen samaran”.
 
Untuk itu pemerintah juga menghibau kepada semua masyarakat Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam memenrima berita yang tidak di ketahui asal usulnya.***
 

Editor: Guritna Wijaya

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Jadi Penulis? Ini Skill yang Harus Kamu kuasai!

Minggu, 27 November 2022 | 16:53 WIB

Mantan Paranormal Nyentrik Ki Joko Bodo Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 16:20 WIB
X