• Sabtu, 25 Juni 2022

Subvarian Omricon Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Imbau Masyarakat Tetap Hati-Hati dan Waspada

- Rabu, 15 Juni 2022 | 21:15 WIB
Ilustrasi Subvarian Omricon BA.4 dan BA.5 (Pixabay/maffiemaffie)
Ilustrasi Subvarian Omricon BA.4 dan BA.5 (Pixabay/maffiemaffie)

LIPUTANBEKASI.COM – Kemunculan COVID-19 subvarian Omricon BA.4 dan BA.5 di Indonesia menjadi perhatian Pemerintah setelah terdeteksi pada 6 Juni 2022.

Hingga saat ini, ada delapan kasus kemunculan subvarian baru di Indonesia yang sudah terkonfirmasi. Tiga kasus merupakan imported case dan sisanya transmisi lokal.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, imported case disebabkan karena adanya kedatangan dari luar negeri delegasi pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di bali pada 23-28 Mei 2022.

Baca Juga: Menkes Sebut Pasien Terinfeksi Varian Delta Beresiko Meninggal 4 Kali Lebih Tinggi Dari Pada Omicron

“Sisanya lima kasus merupakan transmisi lokal,” ujar Menkes Budi dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin 13 Juni 2022.

Budi mengkonfirmasi, dari 8 orang yang tertular BA.4 dan BA.5, hanya satu orang yang bergejala sedang dan belum mendapatkan vaksin booster. Sementara tujuh orang terinfeksi lainnya sudah mendapatkan vaksin booster dan semua tanpa gejala atau bergejala ringan.

Meskipun kondisi penanganan pandemi di Indonesia termasuk yang relatif baik, Menkes tetap mengimbau masyarakat untuk hati-hati dan waspada.

Baca Juga: Perayaan Idul Fitri 2022 Aman dari Omicron BA.2, Kemenkes: Kami Perlu Lihat Lagi Situasinya

“Bapak Presiden memberikan arahan ke kami bahwa lebih baik kita waspada, lebih baik kita hati-hati,” katanya.

Halaman:

Editor: Ika Nurmalika

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jenazah Eril Ditemukan

Jumat, 10 Juni 2022 | 09:21 WIB
X