• Sabtu, 25 Juni 2022

Unik! Simak Deretan Tradisi di Berbagai Negara dalam Memeriahkan Bulan Ramadhan

- Kamis, 7 April 2022 | 16:00 WIB
Tradisi permainan Mheibes di Irak (Sumber foto: Twitter/@iraqesque)
Tradisi permainan Mheibes di Irak (Sumber foto: Twitter/@iraqesque)
 
LIPUTANBEKASI.COM - Ramadhan merupakan bulan yang paling dinantikan oleh seluruh umat Muslim.
 
Oleh karenanya, tak heran apabila seluruh umat Islam di dunia selalu memeriahkan kehadiran bulan Ramadhan.
 
Tak hanya identik dengan puasa, bulan Ramadhan juga menjadi sebuah momentum bagi umat Islam di dunia untuk mewariskan tradisi tiap negara dari generasi ke generasi.
 
Lebih lanjut, anda dapat menyimak informasi berikut untuk mengetahui tradisi unik apa saja yang dilakukan oleh umat Muslim di berbagai negara.
 
 
1. Turki
 
Di Turki, sejak masa Kesultanan Utsmaniyah, di pagi hari saat memasuki waktu sahur, mereka yang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan akan dibangunkan dengan suara tabuhan genderang.
 
Masyarakat di sana kompak bersatu membentuk hingga sekitar lebih dari 2 ribu penabuh drum akan berjalan berkeliling di sekitaran jalan-jalan Turki.
 
Para penabuh Genderang Turki berkeliling sambil bernyanyi dan mengenakan pakaian tradisional Ottoman. 
 
 
2. Uni Emirat Arab
 
UEA memiliki tradisi haq al laila, yang mana dilakukan pada tanggal 15 Sya'ban, bulan sebelum Ramadhan. 
 
Pada 15 Sya'ban anak-anak di UEA akan berkeliaran di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka dengan memakai pakaian berwarna cerah.
 
Mereka mengumpulkan permen dan kacang-kacangan di sebuah tas jinjing (Kharyta) sambil menyanyikan lagu-lagu tradisional di sana.
 
Perayaan tradisi tersebut dianggap sebagai bagian identitas nasional UEA. Bahkan bagi masyarakat modern saat ini.
 
 
Tradisi haq al laila diartikan sebagai pentingnya ikatan sosial yang kuat dan nilai-nilai keluarga.
 
3. Maroko
 
Seperti di negara Turki, Maroko memiliki tradisi serupa untuk membangunkan warga yang hendak sahur.
 
Tradisi tersebut dikenal dengan Nafar Maroko.
 
Penduduk di kota biasanya memilih anggota masyarakat yang paling berbelas kasih dan dapat dipercaya untuk melayani sebagai orang yang akan bertugas membangunkan sahur (Nafar).
 
 
Para Nafar akan berkeliling di sekitar lingkungan sambil menyanyikan doa-doa merdu dengan memakai gandora tradisional, topi, dan sepasang sandal sederhana.
 
4. Lebanon
 
Di Lebanon dan di sebagian negara di Timur Tengah, meriam akan ditembakkan di setiap hari selama bulan Ramadhan yang dikenal dengan tradisi Midfa al iftar.
 
Hal tersebut dilakukan untuk menandakan tibanya waktu berbuka puasa. 
 
 
5. Mesir
 
Di negara Mesir terdapat tradisi yang unik untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.
 
Warga mesir akan menyambut ramadhan dengan fanous yang warna-warni, merupakan sebuah lentera yang melambangkan persatuan dan kegembiraan sepanjang bulan puasa.
 
Dengan menyalakan lentera, hal tersebut dinilai sangat erat dengan bulan suci Ramadhan, dimana tradisi tersebut dikatakan memiliki makna spiritual.
 
Saat ini, fanous sering digunakan ke dalam tradisi lokal dimana anak-anak berjalan-jalan dengan membawa lampion sambil bernyanyi dan meminta hadiah dan permen.
 
 
6. Irak
 
Ada sebuah tradisi yang sangat terkenal di Irak, biasanya tradisi ini dikenal dengan permainan Mheibes.
 
Tradisi tersebut dilakukan warga Irak dengan berkumpul untuk memainkan permainan tradisional setelah berbuka puasa pada dini hari. 
 
Biasanya permainan tersebut lebih banyak dimainkan oleh kaum pria selama bulan Ramadhan.
 
Dengan melibatkan dua kelompok yang terdiri dari 40 hingga 250 pemain.
 
 
Tradisi permainan Mheibes dilakukan secara bergiliran dengan menyembunyikan mihbes, atau cincin.
 
Mheibes dimulai dengan pemimpin tim yang bertugas menjaga cincin dan tangannya tertutup selimut.
 
Ketika pemimpin tim memindahkan cincin ke salah satu pemain lainnya secara rahasia, peserta lain harus duduk dengan kepalan tangan di pangkuan mereka.
 
Saat permindahan cincin, tim lawan dharus menebak orang yang sedang menyembunyikan cincin itu dengan cara membaca bahasa tubuh.
 
 
7. Albania
 
Di Albania, Setiap hari selama bulan Ramadhan,  ada sebagian orang akan berbaris dan berkeliling mondar-mandir di sekitar jalan sambil memainkan Lodra.
 
Lodra merupakan sebuah gendang silinder yang berujung ganda dengan dilapisi kulit domba atau kambing. 
 
Kemudian para keluarga Muslim di Albania akan sering mengundang mereka ke rumah untuk bermain balada tradisional, merayakan dimulainya buka puasa.
 
 
Demikianlah tradisi unik yang dilakukan di berbagai negara untuk memeriahkan bulan Ramadhan.***
 

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Thailand Resmi Legalkan Ganja, Untuk Apa?

Kamis, 9 Juni 2022 | 17:20 WIB
X