LIPUTANBEKASI.COM – Fashion memang menyemarakkan ranah industri. Sepertinya industri ini selalu saja gegap gempita. Apalagi setiap ada pergantian trend atau penemuan tertentu di bidang busana.
Di dalam industri busana ini terdapat beberapa istilah yaitu, fast fashion, slow fashion. Bahkan akhir-akhir ini dikenal pula sustainable fashion.
Bahkan terkadang di setiap musim tertentu produksi busana tertentu yang sedang menjadi trend diproduksi oleh berbagai industri busana mulai dari produk garmen, desainer hingga rumah mode. Dan hal ini merupakan kegiatan untuk musim-musim tertentu.
Baca Juga: Bikin Penonton Mual, Human Centipede Menjadi Film Paling Menjijikan untuk Ditonton!
Memang semuanya saling tarik menarik mengingat busana merupakan kebutuhan penting manusia lainnya setelah makanan.
Sehingga sebagai konsumen dari produk-produk busana manapun harus bisa paham ketiga istilah tersebut.
Fast fashion
Merupakan busana yang dibuat oleh industri fashion dimana memproduksi pakaian secara trendy dengan cepat. Apa yang sedang trend, seketika akan diproduksi dengan cepat pula dan sifatnya massal.
Pakaian-pakaian tersebut masa kini dan mengikuti apa yang sedang trend di panggung-panggung peragaan busana.
Produksinya massal dan kualitas bahan menyesuaikan sehingga harga produk busana ini relatif murah.
Dan karena hanya baju yang sedang trend saja, maka waktu bertahannya hanya sebentar.
Dampak dari produksi massal baju ini adalah sampah yang luar biasa banyaknya yang bahkan sulit sekali untuk bisa diurai.
Baca Juga: Jangan Dibuang! Inilah Manfaat Kulit Telur untuk Tubuh